User Login
Mesej Hijrah: Percaya dan Berjaya
Search Saifulislam.Com
KALENDAR & JEMPUTAN
Bagi jadual penuh dan borang jemputan program, klik di siniGet Recent Comments
- Anak Ana Confuse Bahasa La! (102)
- Nor Mimie: assalammulaikum …. ustaz….sa ya seorg ibyu yg...
- Didikan Allah Untuk Bakal Manusia Hebat (22)
- UmmuAqilah: Assalamualaikum ,terima kasih ustaz atas artikel yang...
- Kak Ija: Salam semua, Sekadar perkongsian, akak juga tidak begitu rapat...
- underwego: Assalamualaikum ustaz,ana nk tnye,mcmne nk tgkatkn dri utk...
- syam: salam ustaz…ape yang dapat saya paham….ki ta tak mampu...
- ayuni: salam ustaz..terkesan saya membaca kisah kali ini walaupun saya...
- Benci Yang Dengan-Nya Sudah Berganti (17)
- nadiah 'aqilah: btul3!
- sz: salam. saya sebelum ni memang peminat blog ustad dan membaca buku2...
- hana sofea: amin…R 30;. kadang-kadang kita tak boleh generalize...
- sufi: ameeen.. doa ustaz sangat meruntun jiwa.. bahagianya rasa, siapa...
- sitifatimahrafik: amin yer..sbagai dai’e,mus lim,mu’...
- Cinta Songsang Semakin Songsang (118)
- insan: Assalamualaikum , Saya x tahu bagaimana saya boleh terjumpa dgn...
- Tidurlah Sayang (78)
- ummihasan: Salam, ustaz. Kalau tidak silap saya, ada buku yg...
- Cerita-Ceriti Dari Terengganu (36)
- hery: saya amat suka cerita yang telah ustaq ceritakan.saya harap ustaq...
- PERTAMA: Sireh Pulang ke Gagang (10)
- Ummu Zayd: Rindunya pada bumi Urdun yang telah ditinggalkan 16 tahun...
- taufiq wannajah: menariknya tajuk-tajuk kertas kerja yang dibentangkan...
- 'Afifah Azam: sem0ga selamat segalanya sebelum, semasa, dan selepas,...
- Epal Busuk Hadiah Pengantin Baru (64)
- Mohd Rosli: @nasaruddin, apa yang tak setuju tu nasaruddin? kenapa x...
- Ipoh: Seri yang Hilang Tidak Berganti (88)
- Anak Ana Confuse Bahasa La! (102)
Views
- Artikel - 219,017 views
- Biodata - 51,544 views
- Kenapa Mahu Menjadi Doktor? - 49,156 views
- Cinta Songsang Semakin Songsang - 41,848 views
- Fitnah Filem Fitna! - 36,104 views
- Adam-adam Sebelum ADAM? - 34,426 views
- Cinta Tanpa Syarat - 33,733 views
- Erti Sebuah Perkahwinan - 25,625 views
- Facebook: Antara Pro dan Kontra - 24,210 views
- Sepinggan Dosa Berulam ‘Pahala’ - 22,914 views
Pasukan STC
- M.O.V.I.N.G-F.O.R.W.A.R.D.S Blog Pengarah Pentadbiran & Kewangan
- Mencari Permata Cordova Blog Pengarah Pembangunan Modul & Kejurulatihan
- Menerobos Mata Hati Blog Pengarah Perancangan Strategik & Pengurusan Aset
- Airbourne
- Akademik
- ATN3
- Bahasa Jiwa
- BUKU: Aku Terima Nikahnya
- BUKU: Bercinta Sampai ke Syurga
- BUKU: Rindu Bau Pohon Tin
- Cabaran Islam
- Ceramah
- Diari Kembara – Australia
- Diari Kembara – Eropah
- Diari Kembara – Indonesia
- Diari Kembara – Jepun
- Diari Kembara – Malaysia
- Diari Kembara – Turki
- Diari Kembara -Dataran Syam II
- Diari Kembara Diri
- English
- Jadual
- Kampus
- Keluarga
- Kesihatan
- Khutbah
- Kreatif
- Laporan STC
- Majalah SOLUSI
- Mukmin Profesional
- Pengumuman
- Ramadhan
- Revolusi Sikap
- Siasah
- Teknologi
- Teladan Hidup
- Zikir Fikir
adam Aid Bobo buku Burma Ceramah cinta Cyclone dakwah darwinism Dialogue Discovery donation durhaka Edward Said evolution Fathi Yakan Generation history Interfaith Ireland Islam IYEP JUST Kampus Keluarga Margaret Marcus MPF Myanmar Nargis Organ PERMAI'08 PPIMI Prayer Puasa PUISI Quran Ramadhan Seminar Singapura SIS Sunnatullah Syariatullah transplant Yogyakarta- February 2010
- January 2010
- December 2009
- November 2009
- October 2009
- September 2009
- August 2009
- July 2009
- June 2009
- May 2009
- April 2009
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- December 2008
- November 2008
- October 2008
- September 2008
- August 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- April 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- August 2007
- July 2007
- June 2007
- May 2007
- April 2007
- March 2007
- February 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- September 2006
- August 2006
- July 2006
- June 2006
- May 2006
- April 2006
- March 2006
- February 2006
- January 2006
- November 2005
- October 2005
- September 2005
- August 2005
- May 2005
- March 2005
- February 2005
- December 2004
- February 2004
- April 2002
- July 2001
- April 2000
- August 1999
- Kenapa Mahu Menjadi Doktor? (293)
- Jodoh Tidak Datang Bergolek (207)
- Kahwin Semasa Belajar (206)
- Pecah Kaca Pecah Gelas, Rosak Bahasa Nak Baca Pun Malas (202)
- Bahagiakan Dirimu Dengan Satu Isteri (201)
- Facebook: Antara Pro dan Kontra (183)
- Entry #1000: Saya Bukan Ahli Politik, Tetapi... (170)
- Buntunya Bapa Terhadap Pendidikan Anaknya (169)
- Selamat Tiba Ahmad Muizzuddin (169)
- Adam-adam Sebelum ADAM? (164)
- Nor Mimie: assalammulaikum.... ustaz....saya seorg ibyu yg mempunyai ank kembar yg kini berusia 2 tahun......
- UmmuAqilah: Assalamualaikum,terima kasih ustaz atas artikel yang meninggalkan kesan di hati.Setelah membaca...
- Kak Ija: Salam semua, Sekadar perkongsian, akak juga tidak begitu rapat dengan mak, tetapi amat rajin...
- underwego: Assalamualaikum ustaz,ana nk tnye,mcmne nk tgkatkn dri utk b'sbr dlm stiap lteran parents sdg kte...
- syam: salam ustaz...ape yang dapat saya paham....kita tak mampu untuk mengubah orang lain....tapi..kita...
- nadiah 'aqilah: btul3!
- insan: Assalamualaikum, Saya x tahu bagaimana saya boleh terjumpa dgn perbincangan ini..mungkin sy...
- ayuni: salam ustaz..terkesan saya membaca kisah kali ini walaupun saya tidak pernah mempunyai masalah...
- ummihasan: Salam, ustaz. Kalau tidak silap saya, ada buku yg menghimpunkan koleksi artikel ustaz, kan?? Saya...
- husnaizzati: cerita remaja di atas lebih kurang sama dengan diri saya suatu ketika dahulu..saya merasakan yang...








































about 1 year ago
saya pernah baca satu buku dari Stedman Graham bertajuk You Can Make It Happen… mmg sgt menarik tentang kupasan optimis dan pesimis ni. satu ayat yg dia pernah cakap dlm buku tu;
“a success people is someone who never give excuses to a problem. someone who see problems positively. and when given a task, they wont say ‘no’, instead they’ll say ‘let’s do it’ or at least ‘let’s find a way to make it happen’”
honestly buku tu byk ubah pendirian saya especially nak masuk semester baru ni, alhamdulillah. Allah buka pintu hati saya untuk baca buku tu. dan fikiran optimis tu sbnrnya berperanan penting membina peribadi yg lebih bagus sbnrnya~ terima kasih ustaz, kerana memperkuatkan lagi pengisian buku tu dgn hujah dari pandangan islam. alhamdulillah~ syukran jazilan~
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Bagaikan tertusuk duri sembilu. Dalam kekalutan hidup banyak kalanya kita seolah-olah meratapi perubahan zaman, dari sisi prasarana dan teknologi yang disalahgunakan oleh manusia.
Optimis dan pesimis, kedua-duanya ada sisi positif dan negatifnya. Akak memang akui, buku2 self-help ni perlu dibaca dari semasa ke semasa sebagai charger atau istilah 7 habits nya “Sharpen the saw”.
Teruskan memberi definisi sebenar Mukmin Profesional (syariatik dan saintifik). Terima kasih ustaz (dinyatakan tanpa jemu)
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Terima kasih atas komen di cuti-cuti umum ini. Insya Allah saya akan menyambungnya dalam Kuliah Maghrib malam ini di Surau al-Naim Wangsa Maju
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
menarik isu yang ustaz kupaskan ni.saya memandang hal ini dalam konteks saya sekarang,mahasiswa dan persatuan.contohnya seperti saya yang berada diluar, dilihat mereka lebih senang mengkritik dan menjatuhkan dari memberikan pandangan dan membina semula kekurangan yang mereka lihat..konsep “berat sama dipikul,ringan sama dijinjing itu sudah hilang”. kadang2 risau melihat anak muda diperingkat seperti ini berfikiran demikian, dengan melihat situasi negara kita sekarang.takut negara akan terus menghasilkan insan sedemikian..
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
assalamualaikum..
artikel yang menarik..
sedikit sebanyak menaikkan semangat saya yg baru selesai menduduki peperiksaan akhir semester ini..
keputusan kurang memberangsangkan..
namun..kegagalan adalah peristiwa, bukannya orang..
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
“Biar pun kritikannya betul, dengan segerabak hujah yang ilmiah lagi bersarjana, kritikan itu tidak disertakan dengan penyelesaian dan harapan”
ini kena batang hidung, bagus juga entri gini, basuh otak dan hati saya, selama ni asyik bermonolog negatif, sikit sangat fikir untuk bertindak optimis.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Antara Optimis dan Pesimis
Orang yg efektif melihat peluang dlm setiap masalah. Org yg pesimis melihat masalah dlm setiap peluang
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Salam..Bak kata Aidh Al Qarni dalam La Tahzan “Buatlah air yang sedap dari limau nipis yang masam”
Erm artikel yang mengingatkan.Thanx ustaz…
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Salam…
Tahniah kepada ustaz untuk tulisan yang pada saya sangat tepat pada masanya… Saat tahun masihi akan berakhir, dengan laporan tahunan 2008 dan perancangan 2009 yang perlu disiapkan… Semua kekurangan yang terlepas pandang tertampil dan kepala giat memeras untuk mencari penyelesaian jangka panjang dan pendek… Bukan mudah untuk berfikiran opitimis saat seribu masalah menyerang tiba2 dan penyelesaian perlu dicari segera… Itu baru bab kerja, bab akidah, amal dan akhlak belum ada KPI formal…
Tapi mungkin inilah masa yang terbaik untuk kembali bermuhasabah, ujian yang diberi hanyalah untuk kita kembali mendekatkan diri kepada Pencipta… Dengan pengharapan dan penyerahan diri (dan usaha) sepenuhnya kepada Allah, diharap akan terus dikurniakan fikiran yang tenang dan optimis…
Wassalam wbt
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Assalamualaikum
Terima Kasih ustaz kerana berkongsi artikel yang menarik selalu. Saya selalu melawat dan membaca disini untuk mendapat tahu perkembangan semasa dan juga ilmu agama
http://www.amirul-hakimi.blogspot.com – CIna ISlam
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
memandang satu siss buruk lebih dr sisi yg baik…
serupa mcm artikel sebelum….apabila kita mendengar keburukan org kita jangan judgemental….klu org jahat tu datang ke masjid kita jangan judgemental dengan memandang keburukan nya kerana kita tidak tahu sisi kebaikan nya….maka sisi kebaikan nya yg sanggup datang ke masjid itu lah perlu kita rebut dan pergunakannya bukan secara sinikal mentertawakan keburukan nya
sikap yg perlu ada dalam pendakwah bersikap neutral dalam semua perkara…lebih2 lagi dalam berdakwah kepada orang islam sendiri…
maaf ustaz kalau terkeluar tajuk
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
terima kasih ustaz…
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
salam,, ustaz,,
jazakallahukhairon,,
artikel seperti ini mampu menyedarkan akal para pesimis untuk berfikir dari sudut positif,,
umat islam di Malaysia khususnya perlu sedari, lihat dan gunakan ruang dan peluang yang wujud dalam diri dan persekitaran untuk menjana pembangunan umat Islam,, bukan hanya membiarkannya sahaja sehingga menjadi semakin parah,, barakallahu feek,,
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
terima kasih utk ini.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
salam ya ustaz..
syukran atas pengisian yang bagi pandangan saya cukup mantap dan kena pada masanya. di kala saya sedang menghadapi masalah..truskan memberi ustaz agar mencetuskan mahu dalam diri ini apabila sudah mengetahui..syukran ustaz
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Salam Ustaz,
Sekadar tambahan,
orang optimis sentiasa bersangka baik dengan Allah SWT.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Ai ghompang gigi kamu ye yob.
Anyway akhi, ana punya masalah terhadap motivasi untuk menjadi terbaik segala-galanya.
Anta tau bagaimana ana selalu kurang bersetuju dengan elitism. Bagaimana pembawaan sekolah ana yang selalu mahukan the best kadangkala menghantui para graduannya. Kadangkala ana skeptikal kepada mereka yang ingin menjadi jutawan, kaya raya dan berkedudukan sebagainya. Ana memandang sinis mereka yang bercita-cita untuk berkereta mercedes, dan alasannya jika tidak org bukan Islam memandang rendah.
Adakah ana pesimis? Ana tidak menolak untuk menjadi kaya dan berkedudukan. Cuma bila itu dijadikan tujuan ana terasa ralat. Mohon pandangan.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Mari kita bina Islamic world view!
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
kritikan… antara optimis dan pesimis. Biasanya menzahirkan akhlak pengkritik.
“Di alam dakwah, golongan yang taasub mutlak tidak mendatangkan banyak faedah jangka panjang. Mereka mungkin tenaga penting untuk melaksanakan suatu agenda, tetapi mereka berbangga dengan keletihan dan pengorbanan, tanpa muhasabah ke atas kualiti dan hasil. Mereka cepat menganggap bahawa mereka telah memberikan yang terbaik, biar pun kerugian dan kemalangan yang sama datang berulang kali.”
Bangga dengan pengorbanan yang sedikit, sedangkan pengorbanan adalah suatu kemestian bagi para da’i. Sedangkan yang semestinya adalah evaluasi terhadap gerak kerja untuk perbaikan pada masa hadapan.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Keputusasaan tidak pantas untuk orang beriman, kerana mereka adalah golongan yang sentiasa optimis dengan rahmat ALLAH, meyakini setiap ketentuan adalah yang terbaik. Kegagalan dalam tindakan dan kekurangtepatan dalam mengambil solusi mungkin berat dihadapi, tapi adalah mekanisme terbaik untuk belajar. Andai setiap tindakan yang diambil sentiasa tepat, maka tiada pengayaan pengalaman yang diperoleh
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
setuju…supe mcm isu perkauman la…sume oang keje nak pkir pesimis je..asyik2 nak ckp kite melayu ni lagi superior la..kaum2 kat mesia xleh bersatu la..smpikan nak bukak uitm kt non muslim pun kite pkir pesimis..kate derang nk rampas hak istimewa melayu plak..hai dunia2..
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
alhamdulillah…semoga memberi manfaat kepada semua terutama yang sudah jemu berusaha membuat kebaikan.
ana ada seorang teman yang dilihat sering pesimis terhadap kualiti dan potensi oranglain. sekali orang tu menolak,selamanya dia akan menganggap orang tu menolak. malah lebih teruk,menganggap orang tu sbagai musuh dakwah! padahal orang tu punya potensi untuk kebaikan perkembangan islam (jika dia benar2 faham). aduuuhhh,sedih…..
seorang lagi, berada di tengah2 (maksudnya tidak terlalu pesimis terhadap oranglain kerana dia cuba untuk seimbangkan optimis dan pesimisnya terhadap orang itu), tapi malangnya, gayanya seolah2 mengharapkan sesuatu yang negative dari orang tersebut. selagi boleh dia akan pressure orang itu untuk memuaskan (persangkaan) hatinya. kalau orang tu dah bg jawapan baru dia lega. if orang tu bg jwpn positif,dia seronok. dan if negative, die ‘labelkan’ orang tu sebagai ’seseorang’. bila berkata mengenai orang tu, “ooh,die tu memang macamtu…die tu ni sket….”
hmm,byk sgt bahasa terlindung ke ustaz? xpe kan? hehe…ana cuba nk bawak contoh je, tak nak ada yang terasa. yg penting dapat diambil iktibar…=)
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Sudah terlalu banyak subjek optimis dan pesimis ini diperkatakan hingga ramai yang cepat mahu berkongsikan quotation masing-masing yang sedap untuk menyokong idea ini. Tetapi saya menulis artikel ini khusus untuk melegakan hati saya yang luka dengan gelagat sesetengah anak muda yang sangat kaya dengan idea, tetapi sentiasa sinis dalam bahasa mereka ketika mengungkapkan idea tersebut. Membaca dan mendengar kupasan ilmiah, tetapi sentiasa memandang buruk serta menghitung satu demi satu kelemahan gerakan Islam, amat menyedihkan.
Biar pun akal saya menyokong idea yang dibawa, tetapi hati (tempat jatuh pandangan Allah) menolak malah sesekali membencinya.
Moga jiwa seluas minda!
Respond to this comment [with empathy]
Abu Saif reply on October 28th, 2008 2:50 pm:
Adakah saya juga pesimis dengan golongan ini?
Harapnya tidak, sebab itu saya tulis artikel ini kerana optimis dengan peluang kecacatan ini diperbaiki
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Back to ERTI HIDUP PADA MEMBERI and GENIUS IS ABOUT MAKING COMPLICATED THINGS BECOME SIMPLE (sorry tak verbatim terjemahannya). Ulangan point ustaz yang dulu, kalau jemaah atau suasana tak conducive ianya peluang untuk kita berdakwah, kalau suasana dah ok, peluang untuk improve. (Maaf, bahasa rojak). Kalau nak tunggu perfect akhirnya akak tak tulis komen langsung.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Jom dengar kupasan entri ini melalui Kuliah Maghrib yang disampaikan Ustaz di Wangsa Maju semalam.
Klik di SINI
Respond to this comment [with empathy]
Husaini Ibrahim reply on October 28th, 2008 9:12 pm:
Eh, tak perasan pulak Ustaz dah letak link audio kat bawah gambar tu. Takpelah, dah tak boleh delete komen ana ini.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
YESTERDAY IS A HISTORY
TOMORROW IS A MYSTERY
TODAY IS A GIFT
THAT IS WHY IT IS CALLED PRESENT!
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
sori, silap tulis name la, hehehe
YESTERDAY IS A HISTORY
TOMORROW IS A MYSTERY
TODAY IS A GIFT
THAT IS WHY IT IS CALLED PRESENT!
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
salamun’alaik. syukran ustaz. entry ni banyak menyedarkan saya untuk melihat sesuatu perkara yang berlaku secara bright side. everything happens for a good reason.
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
alhamdulillah, ni adalah kata2 motivasi untuk saya disini. Kena pada masanya. positif2!
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
hm cane nak berfikiran positif ye ustaz? sbb saya slalu diperlekeh dengan member2 tntang apa yg sy lakukan.kdg2 rs hilang keyakinan..wpun sy ni succesful guy gak la dari segi akademik n peribadi tp mbr2 ttp perlekeh??so apa pendapat ustaz??
Respond to this comment [with empathy]
Abu Saif reply on October 29th, 2008 11:41 am:
optimis atau pesimis itu adalah persepsi diri terhadap diri sendiri dan orang lain. ia tiada kena mengena dengan persepsi serta cakap-cakap orang tentang diri kita dan diri yang lain.
kita sendirilah yang harus membuat pilihan untuk optimis atau pesimis. jika masih berubah langkah kerana cakap orang, bererti kita belum menyempurnakan pemikiran optimis di dalam diri.
Respond to this comment [with empathy]
tabah reply on October 29th, 2008 11:48 am:
tp ustz..ada org kata..kita x boleh menilai diri sendir..hanya org lain yg boleh menilai diri kita..so maybe sy diperlekeh ats sbb penilaian org lain thdp sy..wpun sy bt kerja dgn bgs..tp still diperlekeh..sbb ada org x puas ht ngan sy..so camne ustz??just be optimis n think yg sy ni mmg bgs although mbr2 perlekeh sy??
Respond to this comment [with empathy]
Abu Saif reply on October 29th, 2008 12:21 pm:
jika kita tidak boleh menilai diri sendiri, di mana relevannya perintah Islam agar kita muhasabah diri. menilai diri sendiri adalah kewajipan. menghargai kelebihan diri bukan ego, ujub atau takabbur, seandainya kelebihan itu dibalikkan kepada Allah. yang jadi ujub ialah apabila kelebihan diri tak dikaitkan dengan Allah. Jadi ego dan takabbur apabila kebaikan diri jadi asas untuk merendahkan orang lain pula.
ada satu kisah, berpuluh-puluh ekor cicak berlumba panjang pokok yang licin. semua binatang yang menonton menjerit-jerit bagi galakan. tapi banyak cicak yang jatuh hingga tinggal beberapa ekor sahaja yang terus mencuba. binatang ramai pun terus menjerit tapi mula menyindir, “tak payah la nak buat benda yang mustahil tu”, “mengaku kalah sahajalah”…. dan macam-macam lagi.
akhirnya tinggal seekor sahaja cicak yang terus berusaha perlahan-lahan dan binatang ramai semua ketawakan dia yang bodoh sombong sebab terus jugak nak panjat pokok tu. tapi akhirnya dia berjaya!!! bersorak habis binatang lain dan mereka mula memuji kehebatan cicak yang sekor ni.
bila ditemuramah akan rahsia kejayaannya, mereka semua terkejut bahawa rupa-rupanya cicak yang menang itu PEKAK.
ada masanya kita kena belajar memekakkan diri untuk berjaya. Get my point?
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
yup..ive got the point..so sy mmg ada keyakinan diri.just keyakinan diri tu digugat oleh perlekehan org kps sy..so just ignore them ..sbb sy tau target sy mmg boleh dicapai..ok tq ustaz for your advice
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Salam WUFI
Syukran ust ats artikel yg sesuia dgn waktunya. Apatah lg sekarang sy sudah pun menjadi manatn pimpinan pelajar. Sy perlu bljr agar tidak tlalu mencampuri dan mgkritik pimpinan yang baru. Mereka harus diberi peluang mencorakkan kepimpinan mreka sekarang. Apa2pun saya akan bersifat optimis terhadap sebarang perubahan yg bakal mereka lakukan. Slmt bertugas adik2ku…MPPUMS Sesi 2008/2009
Respond to this comment [with empathy]
about 1 year ago
Saya sering mengajak rakan-rakan merenung kata-kata di bawah yang juga pernah saya muatkan dalam manifesto ketika bertanding di kampus dulu”
“Kesukaran dihadapkan kepada kita bukan untuk mematikan langkah perjuangan kita sebaliknya untuk memanggil kejujuran, kebijaksanaan dan keberanian kita untuk berhadapan dengannya”.
Alhamdulillah Tuhan mentadkdirkan pengalaman yang banyak dari kemenangan saya. Semoga saya belajar daripadanya dan memperbaiki kelemahan yang berlaku.
Respond to this comment [with empathy]
about 8 months ago
minta izin link post ini ke blog kami. tq.
Respond to this comment [with empathy]